Fakta-Fakta Unik

Fakta Unik: Tokoh-Tokoh Dunia

Beberapa fakta menarik berikut ini patut disimak. Bukan karena
kehebatan tokohnya, namun karena fakta-fakta unik yang menyertai
perjalanan hidup sang tokoh.

Meski hanya info-info selingan yang ringan-ringan, tapi lumayanlah
buat menyegarkan otak kita yang dijejali berita-berita yang berat-berat…

Tentu Anda semua kenal dengan Kubilai Khan. Yup, kaisar
Mongol yang sangat kejam dan ekspansif
ini ternyata memiliki sisi toleransi yang
sangat tinggi. Percaya tidak, Kubilai Khan
adalah tokoh pemimpin dunia pertama
yang menyatakan bahwa hari-hari besar
agama Buddha, Kristen, Yahudi, dan
Islam dijadikan sebagai hari libur resmi
kenegaraan. Asal tahu saja, Kubilai Khan
adalah cucu dari Genghis Khan yang
sangat legendaris itu yang memiliki
kekuasaan yang merentang dari perbatasan Eropa, Timur
Tengah, hingga hampir seluruh Asia Timur pada abad ke-13.
Dengan kata lain, hari libur resmi kenegaraan pada tiap hari
besar agama di dunia memang memungkinkan untuk dilakukan
oleh Kubilai Khan karena luasnya wilayah kekuasaannya.

Galileo Galilei memang manusia yang 2
kurang beruntung selama hidupnya. Bahkan
setelah mati sekalipun, Galileo tetap
mengalami kesulitan. Setelah pandangan-
pandangan ilmiahnya soal tata surya
membuat dirinya berurusan dengan pihak
gereja, kematiannya pun dirundung masalah.
Saat kematiannya pada tahun 1642,
jasadnya tidak langsung dikubur, tapi tetap
disimpan hingga tahun 1737, kira-kira hampir seabad. Takcukup hanya itu, sebelum dikubur di Gereja Santa Croce,
Florence, Italia, seorang bangsawan tega memotong tiga jari
Galileo sebagai “kenang-kenangan”. Dua dari jari itu kemudian
dimiliki oleh seorang dokter Italia, dan jari ketiga-sepotong jari
tengah-saat ini berada di Museum Sejarah Ilmu Pengetahuan
di Florence, Italia, dipajang menunjuk ke langit di atas tiang
marmer.

Siapakah dia? Tahun 1831 dia mengalami kebangkrutan dalam
usahanya. Tahun 1832 dia menderita kekalahan dalam
pemilihan tingkat lokal. Tahun 1833 dia kembali bangkrut
(kasian banget ya..). Tahun 1835 istrinya
meninggal dunia. Tahun 1836 dia
menderita tekanan mental yang sangat
berat dan hampir saja masuk rumah sakit
jiwa. Tahun 1837, dia kalah dalam suatu
kontes pidato. Tahun 1840, ia gagal dalam
pemilihan anggota senat AS. Tahun 1842,
dia menderita kekalahan untuk duduk di
dalam kongres AS. Tahun 1848 ia kalah
lagi di kongres. Tahun 1855, lagi-lagi gagal
di senat. Tahun 1856 ia kalah dalam pemilihan untuk
menduduki kursi wakil presiden. Tahun 1858 ia kalah lagi di
senat. Tahun 1860 akhirnya dia menjadi presiden Amerika
Serikat. Siapakah dia? Dialah Abraham Lincoln. Intinya
adalah jangan pernah menyerah dengan berbagai kegagalan
yang pernah dialami, bahkan seberat apapun cobaan itu. Coba
dan coba lagi!

Kalau ada yang mengatakan bahwa seorang yang bergelut di
bidang seni memiliki perasaan yang
halus, maka cobalah baca fakta berikut
ini. Johannes Brahms (1833-1897),
komposer besar Jerman, adalah salah
seorang yang sangat membenci
binatang. Di kala santai atau sedang
mencari inspirasi, komposer ini sering
pergi ke loteng rumahnya dan
mempersiapkan busur dan anak panah.
Di sana hampir tiap waktu ia memanah kucing-kucing milik
tetangganya. Kebiasaan buruk ini terus dilakukannya hingga
sepanjang hidupnya!

Napoleon Bonaparte, saat berperang di Timur Tengah tahun
1799 bermaksud melepaskan 1200 tentara Turki yang berhasil
ditawan Perancis, ketika Perancis
berhasil merebut Jaffa. Saat itu
Napoleon sedang terserang influenza.
Saat menginspeksi pasukan, Napoleon
terserang batuk berat hingga ia
mengatakan “Ma sacre toux” (Batuk
sialan). Perwira pendamping Napoleon
merasa sang jenderal mengatakan
“Massacrez Tous” (Bunuh semua).
Akibatnya, seluruh 1200 orang tawanan
Turki itu dibunuh. Hanya karena batuk
sang jenderal dan kuping perwira yang error!

Di masa jayanya, Wilhelm Steinitz adalah salah
satu pemain catur paling cemerlang di dunia.
Namun saat semakin tua, ia secara perlahan-lahan
dijangkiti kegilaan, dan sering merasa bahwa ia
dapat menelepon seseorang tanpa menggunakan
telepon, ataupun bermain catur tanpa menyentuh
bidak. Puncak kegilaannya terjadi saat Steinitz
mengumumkan kepada masyarakat luas bahwa ia hendak
menantang Tuhan untuk bermain catur. Lebih parah lagi, ia
menawarkan fur satu bidak dalam pertandingan ini! Gile bener…

Fakta Unik: Penerima Nobel Sastra

Tidak ada orang India yang tidak mengenal Rabindranath
Tagore, seorang Brahmo Samaj,
penyair, dramawan, filsuf, seniman,
musikus dan sastrawan Bengali. Ia
terlahir dalam keluarga Brahmana
Bengali, yaitu Brahmana yang
tinggal di wilayah Bengali, daerah
di anakbenua India antara India
dan Bangladesh. Tagore
merupakan orang Asia pertama
yang mendapat anugerah Nobel
dalam bidang sastra (1913).
Memiliki pengaruh yang sangat luar
biasa, tidak hanya di India saja, tapi juga meluas hingga ke
Eropa. Banyak karya-karya sastra beliau diterjemahkan dalam
berbagai bahasa. Dan percaya atau tidak, nama Rabindranath
Tagore diabadikan di salah satu ruas jalan di kota Surakarta.
Pandangan Tagore soal pendidikan ternyata mempengaruhi
sejumlah tokoh nasional, salah satunya adalah Ki Hajar
Dewantara.

Salah satu penerima nobel bidang sastra yang paling
kontroversial adalah Sir Winston Leonard Spencer Churchill. Mantan Perdana Menteri di era Perang
Dunia kedua ini dianugerahkan Hadiah
Nobel dalam penulisan untuk
kepakarannya dalam penulisan riwayat
dan sejarah dan juga kepintarannya
berucap dalam mempertahankan nilai
kemanusiaan yang tinggi pada tahun
1953. Padahal dialah sang arsitek
pendaratan dan penyerangan Gallipoli
di Dardanella waktu Perang Dunia
Pertama yang menewaskan hampir
seperempat juta nyawa prajurit dan Oom Churchill ini sangat
menentang kemerdekaan India ketika masih dijajah Inggris.
Namun berkat Perangnya melawan Hitler bersama sekutu
abadinya, Amerika, yang membuat namanya melambung tinggi,
hingga tulisannya itu diganjar Hadiah Nobel.

Salah satu penulis paling jenius yang pernah lahir pada abad
ke-20 adalah Ernest Miller
Hemingway. Karya tulisnya yang
paling fenomenal adalah trilogi besar
yang terdiri dari The Sea When Young,
The Sea When Absent dan The Sea in
Being (yang belakangan akhirnya terbit
pada 1952 dengan judul The Old Man
and the Sea). Untuk salah satu trilogi-
nya, The Old Man and The Sea sukses
meraih Penghargaan Pulitzer di
Amerika tahun 1953 dan Nobel di
bidang sastra tahun 1954. Namun kisah hidupnya yang paling
dikenang adalah nasib sial yang selalu menderanya. Dia
pernah mengalami luka-luka dalam dua kecelakaan pesawat
terbang secara berturutan. Luka-luka Hemingway sangat
serius; bahu kanannya, lengan dan kaki kirinya keselo, ia
mengalami gegar otak yang parah, untuk sementara waktuu
kehilangan daya penglihatan mata kirinya (dan daya
pendengarannya di telinga kiri), mengalami kelumpuhan
sphincter, tulang belakang, yang remuk, liver, spleen dan ginjal,
dan yang robek, serta mengalami luka bakar pada tingkat
pertama di wajah, kedua lengan dan kakinya. Ia luka parah
sebulan kemudian dalam sebuah kecelakaan kebakaran semak,
yang membuat ia mengalami luka bakar pada tingkat kedua
pada kedua kakinya, dada, bibir, tangan kiri dan bagian atas
lengan kanannya. Akhirnya pada tanggal 2 Juli 1961 dia
menembak kepalanya sendiri dan langsung mampus, mirip apa
yang dilakukan oleh ayahnya, Clarence, yang mati dengan cara
yang sama.

Bila Jean-Paul Sartre menolak hadiah Nobel tahun 1964,
Samuel Barclay Beckett, penulis lakon Menunggu Godot
(Waiting for Godot), tidak
menolak hadiah itu tetapi tidak
mau menghadiri upacaranya di
tahun 1969. Ia juga menolak
membuat pidato. Karya
Menunggu Godot (Waiting for
Godot) dinilai layak mendapat
Nobel karena dianggap sebagai
lakon yang sangat religius:
pengharapan yang tidak pernah
punah. Kepada sekretarisnya,
Beckett minta agar ia mengirim
sederetan nama-nama teman-
teman seniman lengkap dengan
nomor rekening mereka. Seluruh
jumlah hadiah itu dibagi-bagikan
kepada teman-temannya. Becket sendiri tidak sepeser pun
menggunakannya.

Salah satu penyair dan penulis besar yang
pernah dimiliki Rusia adalah Boris
Leonidovich Pasternak. Karya novel
epiknya yang sangat terkenal, Dr. Zhivago
adalah gambaran sebuah tragedi yang
peristiwanya terjadi di seputar masa terakhir
Kekaisaran Rusia dan hari-hari awal Uni
Soviet. Pada Oktober 1958, Pasternak
dianugerahi Hadiah Nobel dalam Sastra,
“untuk pencapaian pentingnya dalam puisi
lirik kontemporer dan di bidang tradisi epik Rusia.” Pemerintah Uni Soviet, yang sangat tidak senang
dengan penggambaran kehidupan yang keras di bawah
komunisme dalam tulisannya, memaksanya menolak
Penghargaan tersebut dan mengeluarkannya dari Persatuan
Penulis Uni Soviet. Walaupun tak dikirim ke pembuangan atau
penahanan, semua terbitan terjemahannya tertunda hingga
membuat dirinya jatuh miskin alias kere. Namun, tahukah Anda,
dulu Pasternak pernah mencoba masuk dinas militer dan
ditolak hanya karena gara-gara kakinya panjang sebelah?

Fakta Unik: Perang, Bencan, Kemanusiaan

Perang Vietnam (1957 – 1975)
merupakan aib bagi
bangsa Amerika Serikat.
Mengapa tidak, perang ini telah
membuat Amerika Serikat babak
belur, baik luar maupun dalam.
Di medan perang, tentara AS
yang sangat perkasa di Perang
Dunia ke-2 benar-benar dibuat tak berdaya oleh keuletan
tentara Vietnam Utara (NVA) dan milisi yang biasa disebut
Vietcong (VC). Meski tentara AS telah mengembangkan
persenjataan yang sangat canggih (penggunaan rudal air-to-air
adalah yang pertama kali di dunia digunakan dalam suatu
peperangan), tetap aja mereka tak berdaya menghadapi taktik gerilya yang diterapkan NVA dan VC. Gara-gara taktik gerilya
itu, AS harus mengeluarkan dana perang yang sangat besar
untuk mendukung tentara AS di Vietnam. Dan itu menimbulkan
protes keras di dalam negeri sendiri. Gelombang protes silih
berganti menuntut pemerintah menarik pasukan AS dari
Vietnam. Perang yang berlangsung selama 18 tahun yang
merupakan perang terlama yang pernah dialami oleh AS. Dan
tahukah Anda, Ho Chi Minh, Pemimpin Besar Vietnam Utara
ternyata belajar menggunakan taktik gerilya dari bukunya Abdul
Haris Nasution yang fenomenal, Strategy of Guerrilla Warfare.
Selain diterjemahkan ke berbagai bahasa asing, karya ini
menjadi buku wajib akademi militer di sejumlah negara,
termasuk sekolah elite militer dunia, West Point, Amerika
Serikat.

Perang Jawa atau lebih dikenal dengan
Perang Diponegoro (1825-1830) ternyata
dipicu oleh hal yang sederhana, yaitu
penancapan tonggak-tonggak pembuatan
jalan rel kereta api. Pada masa itu, Belanda
tengah giat-giatnya membangun rel kereta api yang melewati
daerah Tegalrejo di Jawa Tengah. Rupanya di salah satu
sektor, Belanda tepat melintasi makam dari leluhur Pangeran
Diponegoro. Hal inilah yang membuat Pangeran Diponegoro
marah luar biasa, dan memutuskan untuk mengangkat senjata
melawan Belanda. Namun penyebab perang tersebut
sebenarnya merupakan akumulasi semua permasalahan yang
ada, seperti pajak yang tinggi, campur tangan Belanda dalam
urusan istana Yogya, hingga permasalahan ketidakpuasan di
kalangan istana itu sendiri.

Sampai sekarang tidak ada yang tahu pasti kapan
terjadinya Perang di
Kurukshetra. Pertempuran
tersebut tidak diketahui
dengan pasti kapan terjadinya,
sehingga kadang-kadang
disebut terjadi pada “Era
Mitologi”. Beberapa
peninggalan puing-puing di Kurukshetra (seperti misalnya benteng) diduga sebagai bukti
arkeologinya.Para sarjana berusaha mencari tahu pada tahun
berapa sebenarnya perang di Kurukshetra terjadi. Mereka
menggunakan catatan dalam Mahabharata, memperhitungkan
posisi benda langit, menggunakan sistem kalender, bahkan
sampai melakukan analisa radiokarbon. Ada yang
memperkirakan perang besar itu terjadi pada tahun 900
SM. Pertempuran Sepuluh Raja, pertempuran antara Raja
Bharata bernama Sudas dan perserikatan sepuluh suku yang
muncul dalam Rgveda, dipercaya sebagai asal mula mitologi
perang di Kurukshetra terjadi. Beberapa arkeolog India
mencoba mencari tahu kapan sebenarnya perang di
Kurukshetra terjadi, seperti penelitian belanga yang ditemukan
di Ganges. Penelitian radiokarbon menunjukkan artifak tersebut
berasal dari periode 800 – 350 SM.

Dalam lintasan sejarah, selain perang Salib (the crusade),
mungkin belum ada tragedi yang begitu dahsyat dampak
jangka panjangnya bagi peradaban dunia. Perang ini telah
melibatkan seluruh kekuatan Barat-dalam hal ini Kristen-
melawan Imperium dinasti Abbasiyah-
dalam kaitannya dengan Islam. Perang
ini terjadi dari tahun 1099 sampai 1291
M sehingga merupakan perang terbesar
dan terlama sepanjang masa.
Dampaknya pun sangat luar biasa
hingga kini. Peristiwa runtuhnya gedung
WTC (11/8) adalah bukti jejak-jejak
dampak dari perang salib tersebut.
Padahal perang tersebut lebih banyak
mengarah pada unsur politisnya
daripada unsur keyakinan. Agama
akhirnya dijadikan alat pembenaran demi melegalisasi perang
tersebut.

Fakta Unik: Ilmu Pengetahuan Pasti

Percaya tidak kalau jaring laba-laba diyakini lebih kuat
daripada baja? Itulah yang terjadi, malah
militer Amerika Serikat pernah berencana
membuat jaket anti peluru yang dibuat dari
pintalan jaring laba-laba. Jadi scene dalam
film Spider-Man 2 yang menggambarkan
Spider-Man berusaha menghentikan laju kereta api dengan
cara mengaitkan jaring laba-labanya sesungguhnya bukan
sesuatu yang mustahil.

Tahukah Anda bahwa massa jenis es lebih ringan 89% dari
massa jenis air dingin? Akibatnya 11% dari bongkahan es
berada di atas permukaan air dan sisanya tenggelam di bawah
permukaan air. Kenyataan tersebut membuat gunung es yang
mengapung di laut sangat membahayakan, khususnya untuk
kapal-kapal yang sedang berlayar. Hal ini telah terbukti pada
kecelakaan bersejarah yang terjadi pada kapal penumpang
Titanic pada tahun 1912. Kapal yang “tidak bisa tenggelam” itu
tenggelam di laut Atlantik Utara setelah menabrak sebuah
gunung es.

Menurut sejarahnya, kembang api bermula dari ditemukannya
petasan pada abad ke-9 di Cina.
Ceritanya, waktu itu seorang juru
masak secara tidak sengaja
mencampur tiga bahan bubuk hitam
(black powder) yang ada di dapurnya,
yaitu garam peter atau KNO3 (kalium
nitrat), belerang (sulfur) dan arang
dari kayu (charcoal).Ternyata
campuran ketiga bahan tersebut
merupakan bubuk mesiu yang
mudah terbakar. Jika bubuk mesiu itu
dimasukkan ke dalam sepotong
bambu yang ada sumbunya,
kemudian sumbu dibakar, maka
mesiu itu akan meledak dan mengeluarkan suara ledakan
keras. Pada zaman Dinasti Song (960-1279 M), masyarakat
Cina mendirikan pabrik petasan. Bahan baku tabung diganti
dengan gulungan kertas yang kemudian dibungkus dengan
kertas merah di bagian luarnya. Kemudian petasan ini menjadi
dasar dari pembuatan kembang api, yang lebih menitikberatkan
pada warna-warni dan bentuk pijar-pijar api di udara. Tahukah
sobat-sobat, pada masa Renaissance, di Italia dan Jerman ada
sekolah yang khusus mengajarkan masalah pembuatan
kembang api. Di sekolah Italia menekankan pada kerumitan
kembang api, sedangkan di sekolah Jerman menekankan pada
kemajuan ilmu pengetahuan. Dan akhirnya muncul istilah
pyrotechnics yang menggambarkan seni membuat kembang
api. Untuk membuat kembang api dibutuhkan seorang ahli
yang mengerti reaksi fisika dan kimia. Setelah bertahun-tahun,
para ahli kembang api akhirnya bisa membuat kembang api
berwarna-warni, seperti merah yang berasal dari strontium dan
litium, warna kuning berasal dari natrium, warna hijau berasal
dari barium dan warna biru dari tembaga. Campuran bahan
kimia itu dibentuk ke dalam kubus kecil-kecil yang disebut star.
Star inilah yang menentukan warna dan bentuk bila kembang
api itu meledak nantinya.

Tahukah Anda, kapal tanker terbesar di
dunia adalah Jahre Viking dengan lebar 69
meter dan panjang 458 meter, 77 meter lebih
panjang dari Empire State Building New York.
Mampu membawa minyak bumi sekitar 14
juta barel yang bisa menghidupi seluruh
kendaraan bermesin di muka bumi ini selama 2 minggu!

Mengapa kaktus bisa bertahan hidup dengan kondisi
lingkungan yang minim air? Kata ‘kaktus’ berasal dari bahasa
Yunani “kaktos” yang berarti tanaman
berduri. Sebenarnya, kaktus memiliki
daun. Namun, daun tersebut berubah
menjadi bentuk duri, sehingga dapat
mengurangi penguapan air lewat daun.
Perlu diketahui, semakin lebar
permukaan daun suatu tanaman, maka
semakin banyak jumlah air yang
menguap setiap saat. Analoginya seperti
ini : Kalau kita lagi kepedasan, trus mau
minum. Eh, ternyata air minumnya masih sangat panas. Ambil
saja mangkuk/ piring, lalu tuangkan air minum yang panas
tersebut. Tunggu selama beberapa menit, air pun langsung
menurun suhunya, karena laju pendinginan jadi lebih cepat
karena area pendinginan lebih luas. Udara luar lebih banyak
bersentuhan dengan air dalam piring daripada air dalam gelas
karena bidang tekan lebih besar. Nah, kaktus juga
menggunakan prinsip seperti itu dalam menyesuaikan diri
dengan lingkungan. Kemudian, batang kaktus juga dilapisis
jaringan lilin yang dapat mengurangi penguapan. Jaringan ini
mampu menyimpan air dan tahan terhadap kekeringan
sekalipun. Meski begitu, kaktus tetap membutuhkan air untuk
bertahan hidup. Makanya, di gurun-gurun, kaktus memiliki akar
yang sangat panjang bermeter-meter ke dalam pusat bumi
untuk mencari sumber air.

Fakta Unik: Dari Laut Mati Hingga
Atacama

Danau Laut Mati yang membujur di daerah
antara Israel dan Yordania memiliki
sejumlah keunikan yang patut diperhatikan.
Danau Laut Mati merupakan tempat
terendah di dunia dengan ketinggian 417,5
meter di bawah permukaan laut! Selain itu,
Danau Laut Mati memiliki kadar keasinan
air mencapai 33%. Maka tak heran banyak wisatawan dari
seluruh dunia datang untuk mengapung di laut itu. Karena
kadar keasinannya itu, hampir tidak mungkin makhluk hidup
bertahan di dalam Danau Laut Mati. Namun begitu, sejumlah
jenis bakteri tertentu masih mampu bertahan di danau tersebut.
Sekedar informasi, lumpur Danau Laut Mati sangat berkhasiat
mengobati berbagai macam penyakit kulit.

Benua Antartika adalah benua yang memiliki sejumlah
keunikan yang luar biasa untuk pelajari.
Benua ini sebenarnya telah diselimuti
es selama 35 juta tahun. Meski
diselimuti es, benua dingin ini memiliki
sejumlah gunung berapi, namun tidak
satupun yang aktif. Benua Antartika
memilik sejumlah puncak yang cukup
tinggi, dengan Puncak tertinggi adalah Vinson Massif dengan
ketinggian 4.897 meter. Meskipun manusia telah mendekati benua itu sejak 1820, namun baru 1990-an penjelajahan di
daratan beku itu dimulai. Kehidupan yang sangat keras di sana
ternyata telah merenggut nyawa 200 lebih ilmuwan dan peneliti
selama 45 tahun terakhir!

Hutan adalah penyangga ekosistem yang paling
vital di bumi. Apabila hutan mengalami kerusakan,
maka lambat laun bumi akan mengalami
pemanasan global karena naiknya kadar CO2
selain terjadi ketidakseimbangan ekosistem. Selain
Indonesia, negara yang memiliki hutan perawan,
bahkan yang terluas di dunia adalah Rusia. Diperkirakan Rusia
memiliki 289 juta hektar hutan perawan, di mana separuhnya
terletak di lima wilayah Siberia dan daerah timur. Karena
tekanan ekonomi di Rusia serta besarnya perputaran uang di
bisnis hutan yang mencapai US$ 3 milyar, kerusakan hutan
perawan menjadi tidak terelakkan. Sama halnya di Indonesia,
Illegal Logging pun marak terjadi. Apabila tidak ditanggulangi,
beberapa tahu lagi hutan di sana akan habis dan mengancam
ekosistem dunia.

Tahukah kamu, bahwa tempat terbasah di dunia (the wettest
place in the world) ternyata sangat kontradiksi dengan
sebutannya. Cherrapunji, yang terletak 1.290 m di atas
permukaan laut menerima curah hujan rata-
rata per tahun sebesar 1.270 cm. Curah
hujan yang tinggi tersebut tidak serta merta
membuat daerah itu memiliki banyak
persediaan air. Apabila tidak sedang musim
hujan (atau kerap disebut monsoon season
karena pada saat itu intensitas hujan yang tinggi diakibatkan
oleh angin yang disebut monsoon yang membawa butir-butir air
yang sangat banyak), maka Cherrapunji menjadi daerah yang
sangat kekurangan air. Hal itu disebabkan kerusakan hutan di
areal itu, sehingga air yang datang tidak bisa diikat di dalam
tanah.

Suhu terpanas di bumi yang pernah tercatat adalah suatu
wilayah di El Azizia, Sahara pada tanggal 13 September 1922
berada pada 57.8°C (136°F). Angka tersebut dicatat oleh stasiun meteorologi setempat. Suhu tertinggi sebelumnya yaitu
pada 56.7 °C (134 °F) berada di Death Valley, California pada
tanggal 10 Juli 1913.
Dari 6 Juli sampai
dengan 17 Agustus
1917 selama 43 hari
berturut-turut suhu di
Death Valley berada di
atas 48°C (120° F).
Meskipun begitu,
tempat di bumi yang
paling kering justru
berada di gurun pasir

Atacama yang justru memiliki kandungan air cukup banyak,
dimana hanya menerima curah hujan rata-rata per tahun
sebesar 0.01 cm. Beberapa lokasi di gurun Atacama malah
tidak pernah turun hujan selama 400 tahun! Namun sejumlah
fakta baru mengatakan bahwa tempat paling kering di dunia
justru berada di benua Antartika, dimana terakhir kali benua
ini menerima curah hujan adalah beberapa juta tahun yang lalu!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: