Pertempuran Tours


Pertempuran Tours (10 Oktober 732)[3] atau Pertempuran Poitiers atau معركة بلاط الشهداء (ma‘arakat Balâṭ ash-Shuhadâ’) Pertempuran Bangsal Syuhada[4] terjadi di dekat Tours, sekitar perbatasan kekuasaan Frank dan Aquitaine merdeka. Dalam pertempuran ini, Bangsa Frank dan Burgundi[5][6] pimpinan Charles Martel, penguasa Austrasia melawan tentara Umayyah pimpinan Abdurrahman Al-Ghafiqi, gubernur Al-Andalus. Pertempuran ini berakhir dengan kemenangan bangsa Frank, terbunuhnya Al-Ghafiqi, serta perluasan kekuasaan Martel ke selatan. Rincian dari pertempuran ini, termasuk lokasi persis dan jumlah tentara yang bertarung dalam pertempuran ini tidak dapat diketahui, namun menurut legenda pasukan Frank bertempur tanpa menggunakan kavaleri.

Kemenangan Frank dalam pertempuran ini merupakan awal berdirinya Kekaisaran Karolingia dan dominasi bangsa Frank atas Eropa, dan menurut sebagian sejarawan, kemenangan ini telah menyelamatkan Agama Kristen dan menahan penaklukan umat Islam di Eropa. “Pendirian kekuasaan Frank di Eropa barat menentukan takdir benua tersebut, dan Pertempuran Tours memastikan kekuasaan tersebut.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: